Total Pageviews

Monday, January 29, 2018

Panduan Praktis Presentasi

Panduan Praktis Membuat 

Materi Presentasi

 

 Apakah Anda sedang mempersiapkan presentasi? Inilah panduan yang tepat untuk Anda. Dalam panduan ini Anda akan belajar bagaimana membuat materi presentasi yang efektif dan mudah difahami disertai contoh-contoh sehingga lebih mudah dipraktikan.

Materi presentasi adalah aspek yang paling penting dalam presentasi, mau sepandai apapun kemampuan komunikasi Anda jika tidak ada materi apa yang mau Anda sampaikan?
Sejago apapun Anda mendesain slide presentasi tapi kalau belum punya materi lalu slide seperti apa yang mau Anda desiain?
Ini adalah inti dari presentasi tapi sayangnya banyak orang mengabaikan, sebagian lagi menyadari pentingnya materi presentasi sehingga banyak yang mencari referensi di internet tapi saya rasa belum ada panduan selengkap ini. Kalaupun ada Anda itu berbayar.
Rata-rata hanya artikel sepotong-sepotong, itu sangat menyulitkan. Seperti sebuah solusi yang tidak tuntas, itulah yang mendasari saya untuk membuat panduan materi presentasi dalam bentuk artikel yang berseri.
Untuk membuat materi presentasi salah satu hal yang harus diperhatikan adalah urut-urutan materi yang akan Anda sampaikan. Anda bisa mengunakan struktur presentasi seperti berikut.
1. Pembukaan
  • Pembukaan
  • Perkenalan
  • Open Lup
2. Isi Presentasi
  • Poin 1
  • Poin 2
  • Poin 3
  • dst
3. Penutupan
  • Reviews / Golden point
  • Concluding Grabber
  • Call to action
Berdasarkan struktur presentasi di atas saya membagi panduan ini kedalam 3 bab.

Bab 1 Pembukaan Presentasi

Membahas 7 jenis pembukaan yang mampu mengambil perhatian audiens sejak pertama Anda memulai presentasi, contoh perkenalan yang menjual sehingga meningkatkan trust audiens dan teknik membuat audiens penasaran dan tetap setia mendengarkan sampai akhir presentasi. BACA BAB 1

Bab 2 Menyusun Isi Presentasi

Teknik menyusun isi presentasi yang mudah di fahami dan di ingat audiens, menampilkan materi secara menyenangkan. Ada 3 teknik menyusun isi presentasi yang bisa jadi pilihan supaya presentasi Anda tidak berputar-putar dan dapat selesai sesuai rencana. BACA BAB 2

Bab 3 Penutupan Presentasi

Tinggalkan kesan mendalam untuk audiens dan jangan biarkan presentasi Anda hanya berakhir just info, ajak audiens untuk action dan mengambil keputusan yang sesuai dengan keinginan Anda sehingga goal dari presentasi Anda benar benar tercapai. BACA BAB 3



Cara Memperbaiki Cartide Printer Canon IP 2770

Lihat Videonya ...

 



Thursday, March 20, 2014

1.1. Basis Data
Basis data dan teknologinya telah memainkan peran penting seiring dengan pertumbuhan penggunaan komputer. Basis data telah digunakan pada hampir seluruh area dimana komputer digunakan, termasuk bisnis, teknik, kesehatan, hukum, pendidikan dan sebagainya.
Kata basis data dapat didefinisikan sebagai kumpulan data yang saling berhubungan. Sedangkan kata data dapat didefinisikan sebagai fakta yang direkam atau dicatat. Sebagai contoh adalah nama, nomor telepon, dan alamat dari orang-orang yang anda kenal. Anda mungkin telah merekam data ini pada buku alamat, atau anda dapat menyimpannya dalam disket, menggunakan komputer personal dan perangkat lunak seperti dBASE IV,
1.1.1. Konsep Basis Data Relasional
Prinsip model relasional (relational model) pertama kali diperkenalkan oleh Dr. E.F Codd, pada bulan Juni 1970 dalam sebuah tulisannya yang berjudul “A Relational Model of Data for Large Shared Data Banks.” Dalam tulisan tersebut, Dr. Codd menjelaskan tentang model relasional untuk sistem basis data.
Model-model yang lebih populer digunakan pada saat itu adalah hierarchical dan network, atau bahkan simple flat file data stuctures. Relational Database Management Systems (RDBMS) segera menjadi sangat populer, terutama karena kemudahan penggunaannya dan fleksibilitas struktur datanya.
Selanjutnya, banyak vendor bermunculan untuk mendukung sistem ini diantaranya Oracle, dimana mendukung RDBMS dengan paket untuk keperluan membangun aplikasi dan produk-produk siap pakai, sebagai total solusi bagi keperluan pengembangan teknologi informasi.
1.1.2. Konsep Model Relasional
Konsep basis data model relasional memiliki beberapa definisi penting sebagai berikut:
  • Kumpulan objek atau relasi untuk menyimpan data
  • Kumpulan dari operator yang melakukan suatu aksi terhadap suatu relasi untuk menghasilkan relasi-relasi lain
  • Basis data relasional harus mendukung integritas data sehingga data tersebut harus akurat dan konsisten
Contoh dari relasi adalah tabel. Kita dapat menggunakan perintah-perintah SQL untuk menampilkan data dari tabel.

1.1.3. Fungsi-fungsi Basis Data Relasional
Basis data relasional memiliki fungsi-fungsi kegunaan sebagai berikut:
  • Mengatur penyimpanan data
  • Mengontrol akses terhadap data
  • Mendukung proses menampilkan dan memanipulasi data
1.1.4. Istilah-istilah Basis Data Relasional
Beberapa istilah yang perlu kita pahami mengenai basis data relasional antara lain:
  • Tabel : Merupakan struktur penyimpanan dasar dari basis data relasional, terdiri dari satu atau lebih kolom (column) dan nol atau lebih baris (row).
  • Row (baris) : Baris merupakan kombinasi dari nilai-nilai kolom dalam tabel; sebagai contoh, informasi tentang suatu departemen pada tabel Departmen. Baris seringkali disebut dengan “record”.
  • Column (kolom) : Kolom menggambarkan jenis data pada tabel; sebagai contoh, nama departemen dalam tabel Departmen. Kolom di definisikan dengan nama kolom dan tipe data beserta panjang data tertentu.
  • Field : Field merupakan pertemuan antara baris dan kolom. Sebuah field dapat berisi data. Jika pada suatu field tidak terdapat data, maka field tersebut dikatakan memiliki nilai “null”.
  • Primary key : Primary key atau kunci utama merupakan kolom atau kumpulan kolom yang secara unik membedakan antara baris yang satu dengan lainnya; sebagai contoh adalah kode departemen. Kolom dengan kategori ini tidak boleh mengandung nilai “null”, dan nilainya harus unique (berbeda antara baris satu dengan lainnya).
Foreign key : Foreign key atau kunci tamu merupakan kolom atau kumpulan kolom yang mengacu ke primary key pada tabel yang sama atau tabel lain. Foreign key ini dibuat untuk memaksakan aturan-aturan relasi pada basis data. Nilai data dari foreign key harus sesuai dengan nilai data pada kolom dari tabel yang diacunya atau bernilai “null


                                                                     Microsoft Access



Microsoft Access (atau Microsoft Office Access) adalah sebuah program aplikasi basis data komputer relasional yang ditujukan untuk kalangan rumahan dan perusahaan kecil hingga menengah. Aplikasi ini merupakan anggota dari beberapa aplikasi Microsoft Office, selain tentunya Microsoft Word, Microsoft Excel, dan Microsoft PowerPoint. Aplikasi ini menggunakan mesin basis data Microsoft Jet Database Engine, dan juga menggunakan tampilan grafis yang intuitif sehingga memudahkan pengguna. Versi terakhir adalah Microsoft Office Access 2007 yang termasuk ke dalam Microsoft Office System 2007.
Micosoft Access merupakan software yang dikeluarkan oleh microsoft untuk membuat aplikasi database. Sofware ini cocok untuk kalangan industri kecil atau rumah tangga, karena kapasitas datanya yang mencapai 4 GB. Untuk membuat aplikasi dengan Microsoft Access tidaklah sulit, karena tampilan software yang cukup user friendly seperti aplikasi office lainnya. Dari beberapa versi yang sudah ada, menurut saya versi 2002/XP merupakan versi yang cukup tangguh atau bandel, disusul versi 2007, versi 2000 dan versi 2003.
Kapasitas 4 GB menurut saya sudah cukup untuk digunakan membuat aplikasi-aplikasi yang smart, cepat dan tangguh.Pada posting kali ini, saya akan memberikan tutorial berupa modul yang dapat Anda download secara gratis tentang cara-cara dan latihan pembuatan aplikasi database sederhana menggunakan Microsoft Acces XP.
Modul-modul yang dapat Anda download diantaranya:
  • Pengantar Database
  • Pembuatan Tabel
  • Pembuatan Form
  • Membuatan Query
  • Macro dan lain-lain


Microsoft Access dapat menggunakan data yang disimpan di dalam format Microsoft Access, Microsoft Jet Database Engine, Microsoft SQL Server, Oracle Database, atau semua kontainer basis data yang mendukung standar ODBC. Para pengguna/programmer yang mahir dapat menggunakannya untuk mengembangkan perangkat lunak aplikasi yang kompleks, sementara para programmer yang kurang mahir dapat menggunakannya untuk mengembangkan perangkat lunak aplikasi yang sederhana. Access juga mendukung teknik-teknik pemrograman berorientasi objek, tetapi tidak dapat digolongkan ke dalam perangkat bantu pemrograman berorientasi objek.'']

Tugas RUMAH!!
 Buatlah database ( Tabel, Query, Form dan Report ) koperasi SMK BAGIMU NEGERIKU Semarang dengan Min 3 Tabel.  Relasikan antar tabel dan berikan primary Key pada masing2 tabel
TUTORIAL MODUL  MS ACCES

Mempersiapkan aplikasi MICROSOFT ACCESS.

PROYEK MEMBUAT PROGRAM PENERIMAAN SISWA BARU

1.    Buka aplikasi Microsoft Access
2.    Klik File New
3.    Pilih Blank Database















4.    Create nama file database


Ketik Nama File
 


















a. Membuat  Tabel

1.    Buat tabel dengan create table in design view



















2.    Klik 2 x create table in design view sehingga terbuka jendela seperti dibawah ini :



















3.    Masukan nama-nama field































4.    Tentukan primary Key (Contoh :No_pendf)
5.    Setelah itu klik close pada pojok kanan atas
6.    Klik yes, lalu beri nama tabel (contoh:daftar) kemudian klik OK











7.    Hasil dari pembuatan tabel tersebut di atas akan tampak seperti gambar di bawah :

 















b. Membuat Queries

1.    Klik Queries pada bagian objects





















2.    Klik 2 x Create query in Design view sama seperti membuat table.

Akan tampil daftar queries sebagai berikut :


















3.    Pilih nama table dalam daftar Show Table kemudian klik Add.

Tampilan daftar query1 sebagai berikut :
















4.    Klik 2 x nama field yang ada pada tabel daftar sehingga nama-nama field tersebut tersimpan dalam daftar queries seperti pada gambar diatas.


5.    Pada kolom Jml_nilai masukan rumus pembobotan setiap mata pelajaran. Pembobotan dibuat sesuai aturan yang ada. Contoh PPKn, Bah_ind, IPS dikalikan 1, IPA, Matemt dikalikan 4 dan Bah_ing dikalikan 3.

Rumus Jml_nilai :
([PPKn]+[Bah_ind]+[Matemt]+[Bah_ing]+[IPA]+[IPS]).
Dapat dilihat pada gambar dibawah.










6.    Buat Rumus untuk Nilai x bobot.

Rumus Jml_x_bbt :
(([PPKn]+[Bah_ind]+[IPS])+([Matemt]*4)+([IPA]*4)+([Bah_ing]*3)).
Dapat dilihat pada gambar dibawah.








7.    Kemudian klik tombol close pada sudut kanan atas,








c. Membuat Form

1.    Klik Form pada Objects
 




















2.    Klik 2 x Create form by using wizard akan tampil  form wizard



















3.    Pada Tables/Queries pilih Table : daftar kemudian Pindahkan semua field Available field ke Selected Fields dengan menekan tombol

















4.   Kemudian klik
Akan tampil  jendela seperti tampak di bawah ini :


















Kemudian klik

Pada tampilan berikut Anda dapat memilih diantara beberapa alternatif untuk dipakai sebagai bentuk tampilan form. Misalnya Anda memilih stone ...


















5.    Kemudian klik



















6.    Berikan nama form yang akan kita buat (contoh : daftar)
7.    Kemudian Klik Finish



















d.  Mengatur Form

1.    Buka form daftar




















2.    Buatlah Header Form dengan mengklik icon           desain View pada menu View, dan akan tampil :






















3.    Drag bar antar Form Header dan Detail sehingga terbentuk satu baris kosong



4.    Isikan Kata “PENERIMAAN SISWA BARU TAHUN 2004”



























  1. Untuk mengisi Form Header klik
Kemudian klik daerah Form Header dan
Ketikkan kata-kata diatas
Untuk mengedit letak label klik 2 x labelà geser letak
          Label keposisi yang Anda Inginkan









6.    Pada field Jml_nilai masukan rumus penjumlahan semua nilai dengan mengklik 2 x field Jml_nilai sebelah kanan




























7.    Edit Control Source dengan memasukan rumus klik akan muncul jendela Expression Builder
Oval Callout: Klik disini















8.    Masukan rumus yang kita rencanakan





















9.    Untuk menuliskan rumus cukup dengan mengklik 2 x nama field yang berada di form contohnya field PPKn simbol matematika yang kita gunakan tinggal klik yg ada pada bagian bawah ruang rumus.
10.    Setelah selesai klik OK kemudian klik close pada pojok kanan atas Text Box
11.    Buat Rumus jumlah nilai kali bobot setiap mata pelajaran dengan mengkilk 2 x field Jml_x_bbt














12.     Langkahnya sama dengan cara memasukan rumus pada Jml_nilai
13.     Masukan rumus pada pada jendela Expression Builder









14.     Setelah selesai klik OK kemudian klik close pada pojok kanan atas Text Box
15.     setelah semua rumus selesai klik datasheet view             

16.     Sekarang kita dapat memasukan data yang ada


TUGAS RUMAH !
 Buatlah Tabel, Form, Query dan Report Database APOTIK SUMBER WARAS Semarang dan relasikan antar tabel. tabel min 3 buah


Cara buat blog pemula

Touring menuju wisata kopeng Salatiga milenial